Senarai

Hidup adalah keteguhan tekad, bukan apa yang diberikan oleh kehidupan tapi apa yang dapat kita berikan untuk kehidupan, bukan kesulitan kita tapi bagaimana kita mengatasi kesulitan kita.

Minggu, 04 Agustus 2013


Dalam hidup, sering semangat kita turun, kita menjalani hidup kita dengan tak bergairah dan merasa bosan dengan rutinitas dalam hidup ini. Kita merasa hidup kita begini begini saja dan tak ada perubahan yang berarti. Rasanya kita ingin berlari, ingin berteriak. Kita merasa tak berdaya dan lelah dalam menjalani hidup ini.
Apakah ada cara supaya kita 
menjalani hidup kita dengan semangat ?
Ternyata ada ! yaitu jika anda menjalani hidup anda sebagai sebuah cerita atau dongeng.
Apa yang anda rasakan ketika membaca dongeng tentang seorang pangeran yang bertarung melawan naga demi menyelamatkan putri yang dicintainya. Anda merasakan kegairahan disana. Apa yang anda rasakan ketika membaca dongeng tentang cinderella, seorang yang ditindas oleh saudara tirinya, diperlakukan secara semena-mena sebagai seorang pembantu tapi akhirnya dipersunting oleh seorang pangerang yang tampan. Anda juga merasakan kegairahan disana.

Atau apa yang anda rasakan ketika menyaksikan film film seperti Superman, Spiderman dan Batman. Film filmyang mempunyai cerita yang bagus. Film film yang mempunyai plot yang luar biasa. Anda juga merasakan hal yang sama, yaitu ketegangan, kegairahan dan anda merasa benar benar “hidup”.
Apa sih yang kita bisa pelajari dari sebuah cerita dan kemudian mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata supaya hidup kita menjadi bergairah ?
1.Hidup anda harus mempunyai tantangan
Semua cerita yang anda baca dan semua film yang anda tonton mempunyai unsur ini didalamnya. Spiderman mempunyai musuh musuh untuk ditaklukan. Demikian juga dengan Superman dan Batman. Musuh adalah tantangan bagi mereka. Dan musuh musuh ini yang membuat cerita menjadi menarik dan film menjadi hidup. Tanpa musuh atau tantangan tidak ada kegairahan disana.
Demikian juga dengan hidup kita. Pelajarilah hal hal baru, carilah tantangan tantangan baru. Lakukanlah hal hal baru sehingga hidup kita menjadi bergairah dan tak mudah merasa bosan. Teruslah bergerak dan jangan pernah berada di suatu tempat untuk waktu yang lama.

2.Hidup anda harus mempunyai petualangan
Semua cerita yang kita baca dan film yang kita tonton juga mempunyai unsur ini di dalamnya. Pangeran yang mencari putri impiannya, bertualang meninggalkan kerajaannya dan menyusuri daerah daerah yang belum dikenalnya. Cinderella bertualang memberanikan diri untuk masuk ke dalam kerajaan, menginjak daerah yang belum dikenalnya dan berdansa dengan sang pangeran.
Demikian juga dengan hidup kita, agar selalu bergairah maka kita harus menemukan hal hal baru untuk dilakukan. Pergi ke tempat tempat yang belum pernah kita jelajahi dan datangi, mencoba makanan makanan yang yang belum pernah kita coba. Bertualanglah !, maka hidup anda tidak akan membosankan lagi

3.Hidup anda harus menemukan keindahan
Superman mempunyai Lois Lane, Spiderman mempunyai Mary Jane. Setiap tokoh utama dalam cerita atau film biasanya mempunyai wanita yang dicintainya.
Keindahan bukan hanya bicara mengenai wanita yang cantik, tapi juga bicara mengenai menemukan keindahan dalam setiap detik kehidupan anda. Menemukan keindahan pada apa yang anda lakukan, menemukan keindahan pada apa yang anda lihat, menemukan keindahan pada apa yang anda dengar dan menemukan keindahan pada setiap tempat tempat yang anda kunjungi. Life is beautiful if you found beauty in everything…

Selasa, 28 Agustus 2012

Hidup Nrimo


Saya bukanlah seorang bijak. Saya bukan orang sukses dalam hidup. Saya tidak pandai merangkai sebuah kalimat motivasi yg bisa mempengaruhi seseorang hingga orang itu bisa tiba-tiba bisa tumbuh lagi gairah hidupnya. Saya hanya seorang muda yg minim pengalaman yg mencoba untuk berbagi sedikit pengalaman yg saya punya di dunia maya ini. Ini hanya sekedar untuk mengisi waktu luang dan melampiaskan hobi saya dalam tulis menulis. Jadi saya tidak peduli kalau pada akhirnya banyak yg tidak suka tulisan saya.

Semua orang di dunia ini pasti pernah mengalami ditimpa masalah. Dari masalah kecil hingga masalah superbesar yg bisa saja membuat orang berani bunuh diri. Masalah memang menjadi bagian dari hidup yg tak bisa dipisahkan. Sudah sunnatullah, karena masalah lah yg akan membuat hidup kita jadi tidak flat.
Dulu saya sering sekali stress ketika ditimpa berbagai macam masalah. saya selalu menyalahkan keadaan dan jujur saja, dulu saya sering sekali menyalahkan Tuhan atas apa yg saya alami. Saya memaki-maki, berteriak dengan kata-kata kasar hingga membuat saya stres dan akhirnya mengganggu pekerjaan dan karier saya. Berulang-ulang saya lakukan itu.

Hingga pada akhirnya saya sadar, semua yg saya lakukan itu sia-sia. hanya buang-buang energi. Saya mulai merubah kebiasaan tidak bersyukur saya. Saya mencoba untuk senantiasa nrimo pada setiap masalah yg saya alami. Saya yakin apapun yg saya hadapi itu akan berguna untuk kelangsungan hidup saya kelak. Segalanya saja jadikan pelajaran dan tidak saya pusingkan. Dan memang terbukti, setelah saya cermati dalam-dalam memang Tuhan adalah Produser sekaligus Sutradara terbaik dalam kehidupan saya. Ternyata peran kita di dalam hidup ini memang tak jauh beda dengan peran aktor/aktris sinetron. Kita tinggal menjalani saya apa yg ada dengan sebaik-baiknya, berakting, menjalankan peran kita sesuai keinginan Sutradara--Tuhan kita tanpa harus memaki-maki dan menyalahkan keadaan.

Manjur, setelah saya pakai gaya hidup nrimo itu banyak teman maupun kerabat yg mengatakan banyak perubahan dalam karakter saya. Begitupun yg saya rasakan. Saya merasa lebih tenang ketika menghadapi masalah. Dan karena ketenangan saya itu justru masalah sering sekali terpecahkan, karena pikiran dan tindakan saya menjadi terkontrol. Ada yg bilang saya lebih kalem dan bijak. Maka sekarang saya tidak heran ketika banyak orang yg tidak percaya umur saya 19 tahun.

Senin, 06 Juni 2011

Mental Juara : Menjadi pemenang itu hak anda

Sebagaimana hal ihwal penciptaan diri kita, sejak semula kita ini adalah pemenang sejati yang telah bersaing dengan jutaan sel sperma yang lain untuk membuahi sel telur sang ibu. Dari semula kita adalah pemenang yang luar biasa. Tidak bisa dibantah lagi, kita ini sang juara sejati.
Pertanyaannya sekarang, mengapa sekarang kita menjadi manusia yang sering pesimis, baru menghadapi kegagalan sekali sudah putus asa? Mengapa kebanyakan dari kita berpikir seperti seorang pecundang?
Banyak sekali faktor yang mempengaruhi hal tersebut, tapi menurut saya faktor yang dominan adalah faktor mental. Kebanyakan dari kita hidup dan dibesarkan di lingkungan yang pesimis, dan di sekolah pun kita tidak pernah diajarkan bagaimana cara memiliki atau menumbuhkan mental positif. Di sekolah, jika kita tidak bisa menjawab soal/pertanyaan dengan jawaban benar (menurut guru) maka kita akan dicap sebagai anak bodoh. Dan ngerinya jika kita menyetujui atau mempercayai cap tersebut secara mental maka akan benar-benar jadi bodohlah kita.
Demikian juga bila kita hidup di keluarga yang serba kekurangan, biasanya orang tua kita akan berkata, “Kita tidak bisa ini, kita tidak punya itu, kita ini orang miskin yang tidak punya apa-apa.” Atau, “Jangan mimpi yang tidak-tidak, bisa makan saja sudah untung.” Demikian seterusnya, kata-kata negatif semacam itu selalu kita dengar hampir sepanjang hari sehingga lambat laun hal itu kita percaya sebagai sebuah kebenaran atau sebuah takdir yang tidak bisa dirubah.
Oleh sebab itu, anak-anak yang lahir dan dibesarkan di tengah-tengah keluarga orang sukses akan lebih mudah meraih sukses yang mereka impikan karena kata-kata dan sugesti positif selalu ia dapatkan dari lingkungannya. Namun, anak-anak yang lahir dan tumbuh di tengah-tengah keluarga yang serba kekurangan akan lebih sulit untuk sukses karena kalimat dominan yang sering mereka dengar adalah kalimat negatif yang menyugesti diri sendiri kepada ketidakberdayaan. Kepercayaan orang tua mereka juga rata-rata adalah kepercayaan para pesimis yang secara tidak mereka sadari mengabaikan potensi alami manusia yang sebenarnya luar biasa sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Adil. Kalau kita mengikuti kepercayaan mereka yang kurang tepat tersebut tentu saja sampai mati pun kita tidak akan mungkin mampu menemukan dan menggali potensi diri kita yang sesungguhnya luar biasa.
Maka untuk menjadi sang Juara Sejati, langkah pertama yang harus kita ambil adalah merubah mental kita menjadi mental juara. Apapun hambatan yang menghadang, kita harus bisa menyugesti diri sendiri bahwa kita mampu melewatinya. Bagaimana pun keadaan kita saat ini—memperihatinkan atau mengenaskan–kita harus bisa meyakinkan diri bahwa kita adalah Pemenang Sejati. Dengan begitu, akan ada motivasi dari dalam yang akan membangkitkan semangat agar kita bisa bangkit dan keluar dari belenggu diri.
Membebaskan pikiran dari belenggu ketidakmampuan bukanlah hal yang mudah, tapi jika kita melakukannya dengan sungguh-sungguh, pasti kita bisa dan memang bisa. “Jangan mau seumur-umur dibodohi diri sendiri”, begitu kata Drs. Waidi, MBA. Ed dalam bukunya, “Self Empowerment by NLP”.
Memang tidak ada manusia yang sempurna di dunia ini. Setiap diri kita pasti punya kekurangan atau kelemahan. Tapi bukan berarti kita harus bersedih atau putus asa karena kelemahan tersebut. Kabar baiknya adalah bahwa Tuhan itu Maha Adil; selain kelemahan, ternyata kita juga dikaruniai kelebihan atau keunikan yang melekat pada diri kita. Satu-satunya jalan adalah kita harus memfokuskan perhatian pada kelebihan dan keunikan diri kita tersebut sehingga hal itu bisa menjadi sumber kekuatan untuk menggali potensi agar kita menjadi manusia yang luar biasa. Dari sini kita bisa memahami bagaimana pentingnya memiliki mental juara.
Mental juara itu selalu berkata, “Anda unik, Anda punya kelebihan, Anda bukan manusia sembarangan!” Mental juara juga akan berkata, “Anda pasti bisa kalau mau mencoba, selalu ada jalan untuk mewujudkannya, jangan pernah putus asa!” Mental juara akan membawa kita menjadi juara yang sesungguhnya karena selalu ada kekuatan di balik sebuah kepercayaan. Semakin kita meyakini, semakin dekat dengan kenyataan. Demikian juga dengan sikap mental juara, ia akan membuat kita semakin percaya diri dalam melangkahkan kaki menyusuri kehidupan ini ke arah tujuan hidup kita.
Sebagaimana proses awal penciptaan diri kita; kita adalah seorang pemenang dan memang “dilahirkan untuk menang” maka menjadi seorang pemenang adalah hak saya, hak Anda, hak kita semua. Mulailah dengan memiliki mental juara dan yakinkan diri kita bahwa menjadi pemenang adalah hak kita. Kita tidak hanya bisa menjadi penonton para juara, tapi kita juga bisa menjadi sang Juara sejati–seperti mereka yang mungkin menjadi idola kita—dalam kehidupan nyata. Akhirnya, ucapkanlah “selamat jalan/selamat tinggal” kepada para pecundang atau para pesimis yang bersemayam dalam diri kita, “Daaa…! Bye-bye…!”
Percayalah, menjadi seorang pemenang adalah hak Anda! Anda adalah sang juara sejati…!
Sekarang, beranikah Anda mengubah mental dan pikiran Anda…?

Sumber : http://agusriyanto.wordpress.com/2007/11/10/mental-juara-menjadi-pemenang-adalah-hak-anda/
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...